Rebeauty

2026-09-12

Facelift Bukan Sekadar Menarik Kulit — Prinsip Utama Deep Plane Facelift | Taylor Plastic Surgery

Pahami prinsip Deep Plane Facelift dari Taylor Plastic Surgery. Operasi ini bukan sekadar menarik kulit, melainkan mereposisi SMAS dan ligamen penahan secara alami untuk hasil seimbang dan awet muda.. 182 chars.

Facelift Bukan Sekadar Menarik Kulit — Prinsip Utama Deep Plane Facelift | Taylor Plastic Surgery

Halo, saya dr. Tak Woo-hyun dari Taylor Plastic Surgery.

Saat melakukan konsultasi facelift, ada satu pertanyaan yang paling sering saya dengar.

"Apakah facelift itu operasi menarik kulit ke atas?"

Dahulu, banyak orang menganggap facelift sekadar operasi untuk menarik kulit yang kendur.

Namun pada kenyataannya, penuaan wajah tidak hanya terjadi pada lapisan kulit saja.

Berbagai struktur seperti lemak di bawah kulit, SMAS, retaining ligament (ligamen penahan), fasia, otot, hingga jaringan leher mengalami perubahan bersamaan, menyebabkan pipi kendur, garis rahang yang turun, dan kerutan di leher.

Facelift Bukan Sekadar Menarik Kulit — Prinsip Utama Deep Plane Facelift | Taylor Plastic Surgery
Anda dapat melihat retaining ligament (ligamen penahan).

Oleh karena itu, dalam teknik facelift masa kini, pendekatan yang lebih penting adalah memahami bagaimana jaringan dalam wajah kendur dan bergeser, lalu mereposisi struktur yang diperlukan secara bersamaan, bukan sekadar menarik kulit dengan kencang.

Dalam artikel ini, saya akan menjelaskan terlebih dahulu apa itu **Deep Plane Facelift** yang banyak diperbincangkan, serta mengapa lapisan SMAS sangat penting.

Konten ini didasarkan pada materi presentasi saya di sesi Face & Neck Lift pada Simposium Bedah Plastik Estetika Severance ke-25 pada bulan Juni 2026.

Facelift Bukan Sekadar Menarik Kulit — Prinsip Utama Deep Plane Facelift | Taylor Plastic Surgery 사진 2

Apa itu Deep Plane Facelift?

Sesuai dengan namanya, Deep Plane Facelift adalah metode operasi yang mendiseksi (melepaskan) dan mereposisi jaringan yang kendur pada lapisan wajah yang relatif lebih dalam.

Hal yang penting di sini bukan sekadar memiliki arti "mengoperasi lapisan yang dalam".

Di wajah, terdapat ruang di mana jaringan dapat bergerak relatif bebas, serta **retaining ligament (ligamen penahan)** yang mengikat jaringan dengan kokoh.

Seiring bertambahnya usia, jika pipi atau garis rahang kendur, menarik jaringan dari luar secara kuat saja terkadang tidak dapat membuatnya berpindah secara alami.

Prinsip utama dari Deep Plane Facelift adalah melepaskan retaining ligament secara tepat, sehingga kulit dan jaringan dalam dapat berpindah bersama secara lebih alami.

Facelift Bukan Sekadar Menarik Kulit — Prinsip Utama Deep Plane Facelift | Taylor Plastic Surgery 사진 3

Dalam arti sempit, metode ini meminimalkan diseksi antara lapisan kulit dan lapisan SMAS, serta melakukan diseksi area luas terutama di bawah lapisan SMAS. Cara ini membantu menjaga kekokohan SMAS dengan lebih baik, mempercepat pemulihan, dan mengurangi risiko efek samping.

Tren saat ini menunjukkan bahwa mendiseksi kulit terlalu luas justru dapat memperlambat proses pemulihan dan tidak memberikan pengaruh signifikan pada efek lifting yang sebenarnya.


Apa itu SMAS?

Bagi Anda yang pernah mencari informasi mengenai facelift, Anda pasti pernah mendengar istilah SMAS.

SMAS adalah jaringan fibromuskular yang terletak di bawah kulit dan terhubung dengan otot ekspresi wajah serta otot platysma di leher.

Secara sederhana, SMAS dapat dipahami sebagai struktur yang relatif kokoh tepat di bawah kulit yang menghubungkan jaringan lunak wajah satu sama lain.

Pada metode masa lalu yang hanya menarik kulit, tegangan berlebih dapat terjadi pada kulit. Dalam operasi modern, memindahkan lapisan SMAS yang berada lebih dalam bersama dengan kulit telah menjadi konsep yang sangat penting.

Sebab, penuaan dan kekenduran wajah hanya dapat diatasi secara struktural apabila jaringan dalam ikut digerakkan, bukan hanya menarik kulitnya saja.

Facelift Bukan Sekadar Menarik Kulit — Prinsip Utama Deep Plane Facelift | Taylor Plastic Surgery 사진 4
Ilustrasi skematis struktur lapisan kulit wajah.

Apa perbedaan antara Deep Plane Facelift dan SMAS Facelift Konvensional?

Terdapat berbagai metode dalam menangani SMAS.

Ada metode melipat SMAS (plication), metode memotong sebagian lalu menarik dan memfiksasinya (ectomy), serta metode masuk ke lapisan yang lebih dalam untuk memindahkan SMAS dan kulit sebagai satu kesatuan unit.

Deep Plane Facelift termasuk ke dalam kategori yang terakhir.

Metode ini secara khusus bertujuan untuk mereposisi jaringan di area pipi depan dan sekitar lipatan nasolabial secara lebih alami, yang sulit berpindah secara optimal hanya dengan menarik SMAS dari sisi samping.

Kategori

SMAS Facelift Konvensional

Metode Deep Plane

Lapisan Diseksi

Di atas SMAS

Di bawah SMAS

Penanganan Retaining Ligament

Minimal

Diseksi secara aktif

Perpindahan Jaringan Pipi Depan

Terbatas

Perpindahan lebih alami

Area Diseksi Kulit

Luas

Minimal

Masa Pemulihan

Relatif lebih lama

Cenderung lebih cepat

Namun, sulit untuk memastikan bahwa satu metode secara mutlak lebih baik daripada yang lain.

Metode yang paling tepat dapat berbeda-beda tergantung pada pola penuaan wajah, ketebalan kulit, distribusi lemak, struktur tulang wajah, serta riwayat operasi sebelumnya.


Pada akhirnya, hal yang terpenting bukanlah 'seberapa kuat kulit ditarik'

Saat sesi konsultasi facelift, terkadang ada pasien yang meminta, "Tolong tarik sekencang-kencangnya."

Namun, tujuan facelift menurut saya bukanlah menarik kulit sebanyak mungkin.

Ketegangan yang terlalu kuat justru dapat membuat ekspresi wajah terlihat tidak alami.

Kuncinya adalah mengidentifikasi bagian jaringan mana yang kendur, melepaskan ligamen yang diperlukan secara tepat, dan mereposisi masing-masing jaringan ke posisi alaminya kembali.

Dengan kata lain, mengembalikan keseimbangan struktur wajah jauh lebih penting daripada sekadar membuat kulit menjadi tegang.

Pada bagian ke-2, saya akan menjelaskan lebih detail mengenai konsep yang saya anggap sangat krusial untuk hal ini, yaitu Integrated Tissue Control—sebuah pendekatan untuk mengevaluasi dan mengatur berbagai jaringan secara bersamaan di luar SMAS, seperti lemak malar (pipi depan), buccal fat (lemak pipi dalam), kelenjar submandibular, dan fasia temporal.

https://youtu.be/f5Hue0fDIWw

Salam hangat, dr. Tak Woo-hyun dari Taylor Plastic Surgery

Taylor Plastic Surgery Clinic Lantai 4, Gujeong Building, 868 Nonhyeon-ro, Gangnam-gu, Seoul Check-in blog ini Artikel lain dari lokasi ini

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah operasi facelift hanya menarik kulit saja?

Tidak, facelift bukan sekadar operasi menarik kulit. Penuaan wajah terjadi secara kompleks di berbagai lapisan, termasuk lemak, SMAS, retaining ligament, dan otot. Oleh karena itu, hasil yang alami hanya dapat diperoleh dengan memahami dan mereposisi jaringan dalam di bawah kulit secara bersamaan.

Apa yang dimaksud dengan Deep Plane Facelift?

Deep Plane Facelift adalah operasi yang mendiseksi lapisan bawah SMAS di bagian dalam wajah untuk mereposisi jaringan yang kendur. Dengan melepaskan retaining ligament yang mengikat kuat secara tepat, kulit dan jaringan dalam dapat bergerak bersama secara alami, sekaligus meminimalkan diseksi kulit untuk mempercepat proses pemulihan.

Apa itu lapisan SMAS dalam prosedur facelift?

SMAS adalah jaringan fibromuskular di bawah kulit yang terhubung dengan otot ekspresi wajah dan otot platysma di leher. Sebagai struktur kokoh yang menghubungkan jaringan lunak, penanganan lapisan ini selama facelift sangat penting untuk mengurangi ketegangan kulit dan memperbaiki struktur yang kendur secara efektif.

Apa perbedaan antara metode Deep Plane dan SMAS Facelift konvensional?

Perbedaan utamanya terletak pada bidang diseksi dan penanganan retaining ligament. Facelift konvensional umumnya mendiseksi kulit di atas SMAS secara luas, sedangkan metode Deep Plane meminimalkan diseksi kulit dan melepaskan retaining ligament di bawah lapisan SMAS, sehingga reposisi jaringan pipi depan menjadi lebih alami.

Apakah facelift sebaiknya ditarik sekencang mungkin?

Tidak, menarik sekencang mungkin tidak selalu memberikan hasil yang baik. Tegangan yang berlebihan justru dapat membuat wajah tampak tidak alami. Yang lebih penting adalah melepaskan ligamen pada jaringan yang kendur secara tepat dan mengembalikan keseimbangan struktur wajah secara harmonis.

Like

Info Klinik

Detail
테일러성형외과 Klinik · 서울
  • 서울특별시 강남구 논현로 868 구정빌딩 4층 (신사동)
  • 02-543-7020
  • SenSelJum 09:00-18:00Kam 09:00-20:00Sab 09:00-16:00
  • Direktur 탁우현
  • tailorps.com
No. Registrasi Usaha 730-66-00242